Teras Pujangga

Jumat, 12 Juni 2015

MAKNA DAN MANFAAT MEMAAFKAN



ASSALAMU'ALAIKUM WA RAHMATULLAHI WA BARAKATUH..

MEMAAFKAN, mungkin suatu hal yang sulit dilakukan bagi seseorang terhadap orang lain bila kesalahan yang dilakukan yang pada akhirnya berdampak yang cukup fatal harus dimaafkan. Bahkan mengakibatkan dendam kesumat yang tidak akan pernah ada habisnya, dan bahkan merugikan orang banyak dan diri sendiri. Untuk itu selaku sesama muslim marilah kita telaah dan renungkan bersama makna dan manfaat memaafkan.

Para Pembaca, betapa mulianya “Memaafkan”,  sesungguhnya menaruh dendam terhadap kesalahan seseorang itu hal yang membebankan hati. ya memang memaafkan itu tak semudah apa yang kita ucapkan, tapi cobalah berfikir Allah saja maha pengampun, kenapa kita tidak bisa memaafkan. berikut ini adalah beberapa Perintah Memaafkan dalam Al-Qur’an dan Al-Hadits, semoga bisa menjadikan kita manusia yang mudah memaafkan. 

“Orang yang paling sabar diantara kamu ialah orang yang memaafkan kesalahan orang lain padahal dia berkuasa untuk membalasnya.” (Riwayat Ibnu Abiduyya dan Baihaqi)

“…dan balasan kejelekan itu adalah kejelekan pula, namun siapa yang memaafkan dan memperbaiki (hubungannya), maka pahala baginya di sisi Allah. Sungguh Allah tidak menyukai orang-orang yang dhalim. “(QS Asy Syura 40)

“…dan jika kamu maafkan dan kamu santuni serta ampuni (mereka), maka sungguh, Allah Maha Pengampun, Maha Penyayang.” (QS. At Taghaabun, 64:14)

“Tidaklah sedekah itu mengurangi harta, dan tidaklah Allah menambah bagi seorang hamba dengan sifat memaafkan kecuali kemuliaan, serta tidaklah seorang hamba merendahkan diri karena Allah melainkan Allah meninggikan darjatnya”. (HR. Muslim)

Rasulullah saw: jika rasa marah telah meyesakkan (menyusahkan) mu, maka hilangkanlah dengan memberi maaf. Sesungguhnya pada hari kiamat nanti akan ada suara yang memanggilL: berdirilah siapa yang memiliki pahala di sisi Allah! Tidak ada seorang yang berdiri, kecuali orang-orang pemaaf. Tidakkah kamu mendengar firman Allah SWT: “siapa yang memaafkan dan memperbaiki (hubungannya), maka pahala baginya di sisi Allah” (A’lâmuddin hal. 337)

Rasulullah saw: Hendaknya engkau memaafkan, karena tindakan memaafkan itu akan menambahkan kemuliaan seorang hamba. Salinglah memaafkan sehingga kalian mendapatkan kemuliaan dari Allah! (Al Kafi juz 2 hal. 108 hadits no 5)

Rasulullah saw: Siapa yang banyak memaafkan, maka akan panjang umurnya. (A’lâmuddin hal. 315)
Rasulullah saw: Maafkanlah kesalahan orang-orang yang berbuat kesalahan niscaya Allah akan melindungi kalian dari takdir yang buruk. (Tanbihul Khawathir juz 2 hal. 120)

Nabi s.a.w bersabda, “Orang yang paling sabar diantara kamu ialah orang yang memaafkan kesalahan orang lain padahal dia berkuasa untuk membalasnya.” (Riwayat Ibnu Abiduyya dan Baihaqi)

Nabi bersabda, “Tidaklah seorang itu suka memaafkan, melainkan dia akan semakin mulia.” [HR. Muslim]

Allah berfirman, ”Dan bersegeralah kamu kepada ampunan Tuhanmu dan kepada syurga yang luasnya seluas langit dan bumi yang disediakan untuk orang-orang yang bertakwa, iaitu orang-orang yang menafkahkan hartanya di waktu senang maupun di waktu sempit, dan orang-orang yang menahan marah dan memaafkan kesalahan orang. Allah suka kepada orang yang berbuat kebajikan.” (Ali Imran : 133-134)

Nabi yang pernah bersabda: “Dilaporkan kepada Allah semua perbuatan manusia pada setiap hari khamis dan Isnin, lalu Allah ‘Azza Wa Jalla mengampuninya pada hari itu juga, diampunkan setiap orang yang tidak syirik (menyengutukan) sesuatu dengan-Nya, kecuali sesiapa yang sedang bermusuhan, iaitu Allah berfirman untuknya: Tinggalkanlah (jangan dihapus dosa) kedua dua (orang yang bersengketa) ini, sehingga mereka berdua berdamai , tinggalkanlah (jangan dihapus dosa) kedua dua (orang yang bersengketa) ini, sehingga mereka berdua berdamai.” (HR Muslim)

“Dan jika kalian memaafkan dan tidak memarahi serta mengampuni (mereka) maka sesungguhnya Allah Maha pengampun lagi Maha penyayang”. (At Taghobun: 14)

“Dan hendaklah mereka memaafkan serta melupakan kesalahan orang-orang itu, tidakkah kamu suka supaya Allah mengampunkan dosa kamu ? Dan ingatlah Allah Maha Pengampun lagi Maha Mengasihani”. (al-Nuur: 22)

Para Pembaca, marilah kita tingkatkan rasa persaudaraan yang tinggi sesama umat muslim, janganlah kita saling mencaci, bermusuhan, dan bahkan berbunuhan karena suatu kesalahan yang seharusnya masih kita bisa maafkan. Semoga bacaan ini bisa memberikan manfaat yang besar pada diri kita semua untuk belajar saling memaafkan... KARENA MEMAAFKAN ITU INDAH!!

WASSALAM